Upaya Atasi Jepitan di Zona Loss dengan Metode Pemompaan Rate Tinggi di Sumur-Sumu Panasbumi Kamojang
- Key words
- Pemboran, Panasbumi, hambatan, pompakan lumpur rate tinggi (atasi jepitan) ñ efisiensi (hemat waktu dan biaya)
- Location
- Kamojang, Indonesia; Java
- Conference
- Indonesian Geothermal Association Conference
- Year
- 2001
- Session
- Technology/Engineering
- Language
- Bahasa Indonesia
- Paper number
- 2001-37
Full text
136KB, opens in a new tab
Abstract
Dalam operasi pemboran sumur Panasbumi harus menembus zona reservoir di struktur patahan yang dicirikan oleh adanya loss sirkulasi. Kondisi ini merupakan salah satu problema pemboran apabila pada saat menembus zona loss tersebut tidak cepat diantisipasi. Pada saat menembus zona loss harus cepat mengangkat rangkaian semaksimal mungkin untuk mencegah terjepitnya rangkaian disebabkan oleh serbuk bor di annulus yang terhisap oleh adanya pengaruh zona loss. Pencegahan yang juga harus dilakukan adalah sirkulasi bersih setiap joint kemajuan pemboran. Problema yang sering terjadi pada zona loss tersebut adalah terjepitnya rangkaian oleh tertumpuknya serbuk pemboran di atas pahat atau stabilizer akibat sirkulasi tidak bersih dan terhisap masuk ke zona loss. Banyak upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi problem tersebut, salah satu metode yang efektif adalah dengan pemompaan rate tinggi yang didasarkan pada gabungan teori ìUî tube dan teori adanya puncak cairan pada saat well completion test. Metode ini terbukti efektif dilakukan di sumur KMJ-62 dan KMJ-73 yang mengalami hambatan operasi dengan terjepitnya rangkaian yang disebabkan oleh tertumpuknya serbuk dan terjadinya lubang kunci (key seat). Dengan melakukan upaya ini dapat dihemat waktu dan biaya pemboran yang tinggi akibat dari problema terjepitnya rangkaian bor.
Copyright 2001, Indonesian Geothermal Association. Readers who download papers from this site should honour the copyright of the original authors, and may not copy or distribute the work further without the permission of the original publisher.